Berkendara
merupakan suatu hal umum yang dilakukan manusia pada saat ini. Hal umum inilah
sekaligus menjadi penyebab dari penggunaan bahan bakar secara berlebihan. Semakin
banyak masyarakat yang menggunakan bahan bakar minyak, semakin banyak pula
polusi yang ditimbulkan. Beberapa upaya pemerintah dan perusahaan industri
transortasi dengan mengeluarkan inovasi terbaru seperti kendaraan dengan bahan
bakar rendah dengan jarak tempuh yang cukup jauh, lalu inovasi kendaraan yang
memerlukan kadar bahan bakar seperti kendaraan pada umunya namun, memiliki
kadar okta ( penghasil polusi ; Pb dll ) yang rendah. Namun, upaya ini belum
bisa dilakukan dengan sempurna karena produksi kendaraan dan konsumennya
semakin lama semakin bertambah. Hal ini tentu dapat memberian dampak serius
bagi masyarakat terutama bumi yang semakin penuh dengan persoalan yang
sebagian besar tidak dapat di tuntaskan persoalannya oleh manusia. Dampak significan
yang dapat kita rasakan adalah kualitas udara yang sudah tidak sama pada
beberapa tahun lalu. Saat ini udara menjadi terlihat lebih keruh dan banyak debu dan asap endaraan yang menyelimuti jalanan, terutama didaerah perkotaan. Hal
tersebut mengakibatkan kesehahan masyarakat semakin memburuk.
Namun, bukan hal itu saja yang menjadi permasalahan
disini. Penggunaan bahan bakar minyak yang berlebihan akan menjadi dampak
khusus bagi kecerdasan anak. Seperti halnya ketika pengisian bahan bakar, cukup
banyak anak-anak yang datang bersama
keluarga dan orang tuanya ketika melihat bagaimanan proses pengisian bahan
bakar terhadap kendaraan. Berawal dari ketidaksengajaan melakukan pengisian bahan bakar bersama keluarga, berdampak
bagi kesehatan sang anak. Kenapa ? Hal itu disebabkan karena mereka menghirup
bahan bakar ketika terjadi pengisian bahan bakar kendaraan. Banyak orang yang tidak
sadar bahkan tidak menyangka bahwa mengirup bensin dapat menyebakan kecerdasan
otak terganggu. Mengapa demikian ? Menurut National Institute on Drug Abuse, residu uap
bensin yang menumpuk dalam tubuh bisa merusak mielin, selubung tipis yang
melindungi serabut saraf otak. Akibatnya, Anda akan mengalami kesulitan dalam
mengingat dan melakukan percakapan seperti biasanya.
Bagaimana menurutmu, masih bersedia meghirup bensin?



Tidak ada komentar:
Posting Komentar